Sudah diketahui umum bahwa kualitastabung persegi dan persegi panjang galvanisdan metode pemasangan secara langsung memengaruhi stabilitas struktur baja.
Saat ini, material penyangga yang ada di pasaran sebagian besar adalah baja karbon. Bahan baku baja karbon umumnya adalah Q235 dan Q345, yang diolah dengan galvanisasi panas. Penyangga terbuat dari gulungan baja strip melalui proses pembengkokan dingin, pengelasan, galvanisasi panas, dan proses lainnya. Umumnya, ketebalannya harus lebih dari 2 mm, dan khususnya untuk beberapa daerah pesisir, gedung tinggi, dan daerah berangin lainnya, disarankan agar ketebalannya tidak kurang dari 2,5 mm, jika tidak, ada risiko robek pada titik sambungan baja.
Pada struktur bangunan besar, untukpipa persegi dan persegi panjang dari baja karbon galvanisBerapa ketebalan lapisan seng yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan masa pakai terhadap korosi lingkungan?
Seperti yang kita ketahui, ketebalan galvanisasi celup panas merupakan kualitas dan indeks teknis yang penting.pipa persegi galvanisHal ini berkaitan dengan keamanan dan daya tahan struktur. Meskipun terdapat standar nasional dan profesional, ketebalan lapisan seng yang tidak memenuhi syarat pada penyangga masih merupakan masalah teknis yang umum terjadi pada penyangga.
Proses galvanisasi celup panas merupakan metode perawatan permukaan baja yang relatif stabil dan andal untuk menahan korosi lingkungan. Banyak faktor yang memengaruhi galvanisasi celup panas, seperti komposisi substrat baja, kondisi eksternal (seperti kekasaran), tegangan internal substrat, dan beberapa ukuran. Selama proses ini, ketebalan substrat memiliki dampak yang lebih besar pada ketebalan galvanisasi celup panas. Umumnya, semakin tebal pelat, semakin besar ketebalan galvanisasi celup panas. Penyangga dengan ketebalan 2,0 mm diambil sebagai contoh untuk menggambarkan seberapa tebal lapisan seng yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan masa pakai terhadap korosi lingkungan.
Diasumsikan bahwa ketebalan material dasar penyangga adalah 2 mm, sesuai dengan standar galvanisasi panas GBT13192-2002.
Berapakah ketebalan lapisan galvanis pada pipa persegi galvanis yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan masa pakai?
Pipa persegi galvanis
Sesuai dengan persyaratan standar nasional, ketebalan material dasar 2 mm tidak boleh kurang dari 45 μm. Ketebalan seragam tidak boleh kurang dari 55 μm. Menurut hasil uji paparan atmosfer yang dilakukan oleh Asosiasi Galvanisasi Celup Panas Jepang dari tahun 1964 hingga 1974, berapa ketebalan lapisan galvanis pada pipa persegi galvanis yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan masa pakai?
Jika dihitung berdasarkan standar nasional, kandungan sengnya adalah 55 x 7,2 = 396 g/m2.
Masa pakai yang tersedia di empat lingkungan berbeda adalah sekitar:
Zona industri berat: 8,91 tahun, dengan tingkat korosi tahunan sebesar 40,1;
Zona pesisir: 32,67 tahun, dengan tingkat korosi tahunan sebesar 10,8;
Pinggiran kota: 66,33 tahun, dengan tingkat korosi tahunan 5,4;
Wilayah perkotaan: 20,79 tahun, dengan tingkat korosi tahunan sebesar 17,5.
Jika dihitung berdasarkan masa pakai panel fotovoltaik selama 25 tahun
Maka urutan keempat zona tersebut setidaknya adalah:
1002.5270135437.5, yaitu 139 μm,37,5 μm,18,75 μm,60,76 μm。
Oleh karena itu, untuk distribusi di daerah perkotaan, ketebalan lapisan seng minimal 65 μM adalah wajar dan perlu, tetapi untuk daerah industri berat, terutama yang mengalami korosi asam dan basa, disarankan agar ketebalan pipa persegi galvanis dan lapisan seng ditambahkan dengan tepat.
Waktu posting: 21 September 2022





